Pejuang ‘RESIMEN 22’ Terbentuk Di Takalar

Pejuang ‘RESIMEN 22’ Terbentuk Di Takalar

WARTANASIONAL.NET, Daerah – Para alumni tim pejuang pemenangan SK-HD berkumpul di Warung Tengah Sawah ( WTS ) Boddia Kecamatan Galesong, untuk merapatkan barisan sebelum pelantikan Bupati Terpilih Takalar Syamsari Kitta-H. De’de (SK-HD). (5/10/2017) kemarin.

Beberapa Tim khusus pemenangan dengan tagline khas ” BERUA BAJI” ini berkumpul untuk membentuk wadah komunitas, inisiasi pertemuan diawali jauh hari dari group-group diskusi Whatsapp dan sosial media. Komunitas ini di beri nama ” RESIMEN 22 “.

Alasan penamaan resimen 22 memiliki makna, resimen sebagai regu inti kesatuan angkatan bersenjata, warga Resimen 22 juga adalah pasukan inti SKHD pilkada lalu. Dinamai 22, sebagai simbol 22 program unggulan SK-HD. Hal itu diungkapkan oleh desainer logo Bang Imal lidik.

Logo Resmi “Resimen 22”

Ketua PKS Takalar Hairil Anwar dalam arahannya memberikan penegasan pentingnya menjaga kesolidan tim untuk mengawal program unggulan SKHD. ” Saya apresiasi inisiatif teman SK-HD, wadah ini sangat bagus untuk menjaga komunikasi antar tim. Kami dukung “diamini legislator Nasdem Indar Nyonri.

Relawan SK-HD pun menyambut antusias kehadiran wadah pejuang SK-HD, raut wajah sumringah diperlihatkan peserta rapat. “Kami sangat gembira dengan pertemuan ini, karena kami butuh ruang untuk untuk menghadapi momen politik kedepan ” ujar jamaluddin Ago bersama Israndi Jihad.

Adapun pengurus Resimen 22 adalah, ketua Abdullah Hasan, sekretaris Nasrullah Sijaya. Ketua ketua partai pengusung SK-HD, PKS, Nasdem, PKB, Perindo dan tokoh tokoh yang telah turut berjuang bersama SK-HD di tempatkan sebagai pembina dan penasehat. Bupati dan wakil bupati terpilih tentunya menjadi penasehat utama wadah resimen ini, tegasnya

“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan rekan-rekan pejuang menjadikan saya menjadi ketua Resimen 22, tugasnya sudah pasti berat, karena tujuannya mensinergikan mensinkronisasi usulan dan kepentingan beragam dari kader empat partai ” tukas Abdullah. (Sam/WN)

Subscribe

independen dan terpercaya

No Responses

Comments are closed.