Ratusan Jemaah Hadiri Silaturahmi Akbar Di Sumbawa Barat

Ratusan Jemaah Hadiri Silaturahmi Akbar Di Sumbawa Barat

Wartanasional.net, – Kegiatan silaturahmi Akbar sukses digelar Sabtu 3/3 Sore itu di Masjid Ummul Quro’ Desa Seteluk Atas Kecamatan Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat.

Kegiatan Silaturahmi Akbar ini, mengangkat tema “Kewajiban Kita Sebagai Seorang Muslim” dengan penceramah Ustadz Sofwan Hakim, LC (Pengajar Ponpes As-Sunnah Lotim) yang dihadiri oleh Kapolres Sumbawa Barat, Imam Masjid, Toga, Toma dan masyarakat Kecamatan Seteluk dan Poto Tano dengan jumlah jamaah sekitar 500 orang lebih.

Dea Guru KH. ZULKIFLI DAUD dalam kesempatan itu, menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat atas telah digunakannya masjid Ummul Quro dalam kegiatan ibadah khususnya shalat 5 waktu guna melakukan syiar agama di Masjid.

Kemudian, Da’i tidak mampu membwri hidayah namun hanya mengingatkan dan mengajak kaum muslimin untuk beribadah kepada Allah.

Tambahnya lagi bahwa dalam suasana Pilkada kita dapat berbicara dalam nuansa silaturahmi di Masjid Ummul Quro, jangan sampai karena hal-hal politis yang dapat merusak tali silaturahmi.

Sedangkan Sambutan Kapolres, yang intinya ucapan terima kasih kepada segenap komponen masyarakat yang telah hadir dalam kegiatan silaturahmi, dan Kabupaten Sumbawa Barat tahun 2017 terlewati dengan aman dan masuk dalam Zona Zero Konflik, namun pada tahun 2p16 kasis Curat, Curas cukup tinggi , kasus narkoba cukup meningkat, namun Polres Sumbawa Barat dapat menindak beberapa pelaku hingga proses hukum namun Narkoba masih banyak beredar dan Polri tidak mampu mengatasi sendirian tanpa peran serta masyarakat.

Kapolres pun dalam momentum Silaturahmi itu, mengajak bahwa mari kita hindari bahaya Narkoba mulai dari lingkungan keluarga sampai ke tingkat lebih besar.

Polres Sumbawa Barat juga akan memberikan bantuan pendidikan kepada anak-anak berprestasi seperti hafidz Quran, tahun 2018 adalah tahun politik dimana kita akan memilih gubernur NTB menghimbau masyarakat agar tidak terpecah belah karena perbedaan pilihan dan mengharapkan komunikasi baik sesama muslim maupun antar umat beragama.

Kegiatan lalu dilanjutkan dengan Deklarasi Masyarakat yang mengikrarkan diri untuk menolak informasi hoax, radikalisme atas nama agama, terorisme, serta siap mensukseskan Pilkada NTB dengan aman dan damai serta menolak politik uang.

Ceramah Agama oleh Ustadz Sofwan Hakim, LC (Pengajar Ponpes As-Sunnah Bage’ Nyaka Lotim) juga menyampaikan bahwa Perintah pertama dalam Al Quran adalah menuntut ilmu, cinta orang yang bertaqwa, beramal soleh, berinfak dan bersedekah atas dasar ilmu, kedua orang yang disanjung dalam Al Quran karena ilmu dan dicela karena kebodohan dan ketiga dalam Al Quran surat Al-Hujurat yang intinya jika datang dari kalian tidak jelas agamanya membawa berita cari kejelasan beritanya, jangan sampai gara-gara kebodohan kita (tidak berilmu terjadi peerumpahan darah).

Keempat dan kelima bahwa orang yang duduk dalam majelis ilmu semakin terbuka pengetahuannya tentang agama, ada 4 perkara yang harus kita ketahui menurut ulama salaf diantaranya :

– ilmu mengenal Allah, musibah yang kita alami setiap hari : umur selalu berkurang, setiap hari kita mendekat kepada akherat, memakan rezeki Allah namun tidak pandai bersyukur.

– Ilmu mengenal Islam dengan dalilnya, seperti dalam Islam sudah mengajarkan toleransi, dimana membunuh tamu non muslim dari luar negeri yang dijamin pemerintah kata Nabi Shallallahu alaihi wasallam tidak mencium bau surga.

– Ilmu mengenal Nabi Shallallahu alaihi wasallam. bersabar ketika kita menuntut ilmu dan mengajak orang menuntut ilmu serta mengamalkannya. Jihad tidak selamanya perang tapi menuntut ilmu salah satu bentuk berjihad di jalan Allah, karena amalan yang paling mulia adalah menuntut ilmu.

Kita harus mengikuti Al Quran dan sunnah Rasulullah,tutupnya.(Ab/Syam).

Subscribe

independen dan terpercaya

No Responses

Comments are closed.