Ancaman Somasi Partai Nasdem pada Rizal Ramli Salah Alamat

Ancaman Somasi Partai Nasdem pada Rizal Ramli Salah Alamat
Rizal Ramli. (Foto: Ist)

 

WARTANASIONAL.NET – Pernyataan mantan Menko Kemaritiman Rizal Ramli beberapa hari lalu membuat politisi Partai Nasdem berang. Mereka bahkan berencana akan melayangkan somasi terhadap mantan Menko Perekonomian tersebut karena menyinggung Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh.

Rizal Ramli memberi jawaban bahwa dirinya hanya mengungkapkan fakta-fakta impor yang berlebihan. Dan, tidak ada niat sedikitpun untuk menghina Surya Paloh.

“RR hanya ungkapkan fakta-fakta import yang berlebihan. Di video, tidak ada niat dan kata-kata menghina Bang Surya Paloh. Justru menyatakan SP sangat berpengaruh sehingga Pak Jokowi sungkan untuk menegor Enggar (Enggartiasno Lukita, Menteri Perdagangan), yang sudah merugikan petani dan grogoti elektibilitas Jokowi dikalangan petani dan penambak garam,” ujar Rizal Ramli memberi jawaban.

Dalam pernyataannya, Rizal Ramli juga tidak menyebut nama Partai Nasdem. “RR tidak ada nyebut-nyebut Partai Nasdem, kok baper. Pakai somasi yang salah alamat. Mending kita pesta somasi (sop-make-nasi) aja. Lebih elegan,” ujarnya.

Sebelumnya, ekonom senior yang juga mantan Menko Ekuin Rizal Ramli sepakat dengan pandangan ekonom Faisal Basri yang mengatakan bahwa biang kerok masalah impor pangan di Indonesia ada pada Menteri Perdagangan Enggartiasto.

Pernyataan itu Rizal Ramli sampaikan saat dihubungi TV One dalam acara “Indonesia Busines Forum” membahas terkait anjloknya rupah tembus Rp 15 ribu-Krismon, yang ditayangkan pada Kamis (6/9/2018).

Banyaknya impor yang masuk ke Indonesia saat ini salah satunya disebabkan kebijakan dari Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.

”Saya sepakat, biang keroknya itu Mendag Enggar. Dan Mendag merugikan petani dan petambak garam dan menggerogoti parah elektabilitas Jokowi,” ujarnya Rizal Ramli memberikan tanggapan melalui telpon.

Rizal mengatakan bahwa restorasi demokrasi telah dirusak dan terus ditabrak oleh kelakuan impor Mendag yang jelas merugikan kaum tani itu. Rizal juga berharap Presiden Joko Widodo bisa bertindak tegas.

Sebelumnya, pengamat ekonomi dari Institute For Development For Economics and Finance (INDEF), Faisal Basri menuding Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita terkait banyaknya impor yang masuk ke Indonesia saat ini.

Menurutnya, derasnya impor dari berbagai negara tak terlepas dari kebijakan yang dibuat oleh Mendag.

“Sebelum batasi (impor), tertibkan dulu kelakuan Pak Enggar. Yang tadinya ada rekomendasi, sekarang enggak ada rekomendasi. (Impor) Seperti air bah sekarang,” ujarnya.

Dia mencontohkan, sejak Januari hingga Juli 2018, jumlah impor ban melonjak mencapai lebih dari 100 persen dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Menurut Faisal, hal itu dipicu oleh kebijakan Mendag yang memutuskan untuk tidak perlu lagi rekomendasi dari Kementerian Perindustrian untuk bisa impor ban.

 

Subscribe

independen dan terpercaya

No Responses

Comments are closed.