KH. Muhayat : Jangan Mengkafirkan dan Merasa Paling Benar

KH. Muhayat : Jangan Mengkafirkan dan Merasa Paling Benar

Lampung, wartanasional.net, Pro dan kontra terkait pembakaran bendera HTI oleh Banser Kab. Garut terus muncul di masyarakat salah satunya disuarakan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah, Rumbia, Lampung Tengah KH. Muhayat.

Pihaknya sangat menyayangkan insiden pembakaran Bendera HTI oleh Banser Kab. Garut meskipun dalam fiqih hal tersebut dibenarkan namun demikian perilaku yang cenderung membuat gaduh akan lebih baik jika dihindari. Pada prosesnya oknum Banser sudah minta maaf, pihak yang merasa dirugikan HTI, FPI dll juga seharusnya bisa memaafkan, tidak usah kemudian muncul Aksi bela Tauhid dst.

Masyarakat harus menyadari bahwa Aksi Bela Tauhid adalah kemasan yang digunakan untuk kepentingan politik, karena dalam pelaksanaan nya Aksi Bela Tauhid hanya diisi dengan isu menyuarakan kejelekan pemerintah dan mengkampanyekan dukungan kepada Capres dari kelompok oposisi. Aksi Bela Tauhid tidak seharusnya dilakukan dengan cara-cara demikian, dimana masyarakat yang menggunakan Kaos, Topi dan Bendera bertuliskan kalimat Tauhid tetapi mereka gunakan juga untuk ke toilet, kamar mandi dll, tentu hal demikian adalah bentuk penistaan yang sebenarnya.

Kita harus menyadari bahwa kelompok Wahabi dan HTI masih terus berupaya untuk memanfaatkan situasi jelang Pilpres 2019, untuk menciptakan kegaduhan dengan membenturkan antara kelompok Islam yang satu dengan yang lainnya. Kondisi tersebut diperkeruh dengan masuknya kepentingan politik oposisi yang cenderung mengakomodir siapapun atau kelompok apapun yang berseberangan dengan pemerintah untuk bersama-sama melakukan pembentukan opini negatif terhadap pemerintah tanpa memperdulikan resiko / bahaya yang dihadapi yaitu perpecahan umat.

“Umat Islam harus rukun jangan mengkafirkan dan merasa paling benar, Ciptakan Damai Pilpres 2019”, ungkapnya.

Terkait hal tersebut KH. Muhayat menghimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi damai dalam Pilpres 2019, terlepas dari siapapun pilihan dan siapapun yang akan menang, hal tersebut tidak menjadi masalah, yang paling utama adalah kita harus tetap menjaga keutuhan NKRI.

Yang bersangkutan secara terbuka menyatakan bahwa para Kyai dan Ulama dari jalurnya, tanpa menyebut Partai atau Ormas apapun, jelas akan mendukung Kyai kami dalam Pilpres 2019. KH. Muhayat jelas akan mendukung Kyai Ma’ruf Amin sebagai Calon Wakil Presiden yang berpasangan dengan bapak Jokowi.

“Apalagi yang diragukan pemerintahan Jokowi, HTI dibubarkan, pembangunan jalan dimana-mana, Jangan mudah menyalahkan orang lain, urip susah nyalahke Bupati, Gubernur, Presiden Jokowi, instropeksi diri tingkatkan ibadah ben uripmu orah susah” tandasnya.(ar)

Subscribe

independen dan terpercaya

No Responses

Comments are closed.